Langsung ke konten utama

INDONESIA TAK LAGI BERBAHASA


NAMA : NUR LAILI SADIDAH
S.Tr KEPERAWATAN LAWANG


Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan Bangsa Indonesia yang mana salah satu fungsinya yakni sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia. Dahulu Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang tinggi hingga pembentukannya membutuhkan perjuangan yang keras dan dengan waktu yang lama. Namun di era millennial ini, banyak generasi muda yang tak lagi memiliki rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Bahasa Indonesia. Hingga saat ini Indonesia sedang mengalami goncangan besar karena Indonesia tak lagi menghadapi negara asing namun generasi mudalah yang menjadi pengancam bagi keutuhan Bangsa Indonesia. Seperti yang pernah dikatakan Ir. Soekarno yakni “ perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, tetapi perjuangan kalian lebih berat karena melawan saudara sendiri”.

Ironisnya, pemuda saat ini lebih bangga menggunakan bahasa asing yang sering kali disebut dengan bahasa gaul daripada menggunakan Bahasa Indonesia. Entah bagaimana jalan pikiran para pemuda saat ini hingga tak lagi nyaman, percaya diri, dan bahkan tak lagi mau menggunakan Bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari harinya. Memang hal ini tak lagi tabuh karena pemuda saat ini telah terfasilitasi oleh teknologi yang memudahkannya mengetahui dunia luar. Namun sangat disayangkan, generasi meillenial tak dapat menyaring informasi yang didapat salah satunya di bidang bahasa. Bahasa yang sebenarnya tak sesuai dengan budaya Negara Indonesia kini telah menjadi hal yang terlihat wajar untuk diucapkan. Hal tersebut merupakan salah satu contoh dampak dari maraknya bahasa gaul tanpa ada rasa nasionalisme yang mendasarinya.

Pada fenomena saat ini tak ada lagi ucapan “Assalamualaikum” atau “sampai jumpa” namun yang terdengar “Anyeong” atau “Bye”, tak ada lagi ucapan “minta maaf” namun yang terucap “sorry”. Tanpa disadari fenomena- fenomena ini membuat tanah air Indonesia menangis. Siapa yang kelak akan menjaga Indonesia? siapa kelak yang akan memberitahu anak cucu tentang indahnya bahasa Indonesia? siapa yang akan menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia ada karena terciptanya Bahasa Indonesia?. Semua itu adalah tugas generasi muda yang saat ini menapakkan kaki di tanah air Indonesia.

Pada dasarnya bahasa adalah identitas sebuah Negara. Negara dikenal karena sebuah bahasa dan Indonesia memiliki bahasa Indonesia sebagai identitasnya. Jika bahasa telah ditinggalkan, apakah suatu negara mampu menjunjung kedaulatan didalamnya? Terlihat jelas bahwa jawaban dari pertanyaan tersebut adalah tidak mungkin. Generasi muda adalah pemilik mutlak bagaimana Negara ini di masa depan. Jangan menjadi asing di tanah sendiri dan jangan membuka peluang bagi orang asing untuk menjadi pemilik tunggal negara ini. Berbanggalah menggunakan bahasa Indonesia hingga kelak Indonesialah yang bangga memiliki generasi millennial di tahunnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kiat Sukses Artikel Bebas Plagiasi

Nur Laili Sadidah STr. Keperawatan Lawang sadidahnurlaili@gmail.com Di era millennial ini banyak ditemukan berbagai teknologi hasil dari perkembangan IPTEK yang dapat memudahkan segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Seiring dengan berjalannya kemajuan teknologi, internet juga ikut andil dalam menempuh perkembangan yang pesat. Di dunia informasi banyak terdapat pelanggaran pelanggaran yang mengakibatkan banyak kerugian dari semua pihak. Salah satu pelanggaran yang banyak ditemukan di dunia pendidikan yakni plagiarisme. Menurut Widyartono (2015 : 6) Plagiarisme merupakan suatu tindakan pengambilan sebagian atau seluruhnya karya atau ide dari orang lain untuk dijadikan sebuah karya yang seolah olah karya tersebut adalah miliki sendiri. Dengan kata lain plagiarisme adalah suatu bentuk pencurian ide yang dilakukan para akademisi untuk membuat suatu karya yang baru. Faktor terjadinya plagiasi di kalangan para akademisi yaitu sanksi yang diberikan pada plagiator relatif kecil (U...

Asuhan Keperawatan Anak dengan Gangguan Perilaku ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)

Nur Laili Sadidah STr. Keperawatan Lawang sadidahnurlaili@gmail.com Abstrak Attention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan suatu gangguan kejiwaan yang membuat seseorang melakukan sikap yang abnormal dibandingkan dengan anak pada umumnya. Penyakit ini akan berkembang terus menerus hingga anak tumbuh menjadi dewasa. Gangguan perilaku ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) merupakan gangguan neurobehavioral yang menyebabkan kurangnya kemampuan untuk memusatkan perhatian termasuk peningkatan distraktibilitas dan kesulitan untuk mempertahankan perhatian, kesulitan mempertahankan kontrol impuls, overaktifitas motorik dan kegelisahan motorik. Faktor- faktor yang dapat menyebabkan ADHD yakni faktor genetik, faktor lingkungan, dan factor neuroanatomi. Penyakit ADHD ini dapat ditanggulangi yakni dengan pengobatan intensif, komunikasi interpersonal,senam otak, hingga pengajaran edukasi yang menyenangkan. Para penyandang ADHD tidak sepantasnya untuk dijauhi karena anak tersebu...